25 Maret 2014
Mata Cewek vs Mata Cowok
Cowok dan cewek emang sama-sama tertarik pada hal-hal yang visual. Tapi, menurut buku Why Men DoAlign Leftn’t Listen and Women Cant Read Maps karangan Allan dan Barbara Pearce, ada beberapa perbedaan antara mata cewek dengan mata cowok. Ini berhubungan dengan biologi dan kebiasaan yang berlangsung sejak ribuan tahun yang lalu.
1. Pandangan cewek lebih melebar, pandangan cowok lebih tajam
Cowok sering banget kepergok lagi ngelirik cewek lain yang lewat di sebelahnya. Padahal, cewek juga sering kok mengagumi cowok ganteng yang kebetulan melintas. Bedanya, cewek nggak perlu menoleh karena jangkauan pandangan cewek lebih dari 180 derajat. Ini karena mata cewek punya lebih banyak jenis kerucut dalam retinanya.
Mata cowok ukurannya lebih besar dari mata cewek, dan otak menyusunnya seperti sebuah terowongan. Artinya, cowok bisa ngeliat lebih jelas, lebih tepat, dan lebih jauh dibanding cewek. Mirip teropong deh.
2. Cowok lebih bisa melihat di dalam gelap
Kalo udah malem, lebih baik jangan serahkan tugas nyetir pada cewek. Soalnya, ternyata cowok emang lebih mahir ngeliat di dalam gelap dibanding cewek. Apalagi, cowok juga punya kemampuan spasial yang lebih baik di otak kanannya.
Sebaliknya, cewek biasanya kesulitan melihat jarak jauh di dalam kegelapan. Kemampuan ruang yang terbatas juga bikin sebagian besar cewek sulit menentukan arah laju kendaraan lain di malam hari.
3. Mata cewek bisa melihat lebih banyak
Sejak ribuan tahun yang lalu, otak cowok dipersiapkan untuk berburu. Kita harus bisa melihat banyak hal dalam area yang sempit. Otak kita secara otomatis menyempitkan penglihatan kita supaya bisa memusatkan perhatian pada satu hal yang khusus, misalnya binatang buruan.
Pada cewek nggak seperti ini. Sebagai spesies yang terbiasa bertugas melindungi sarang atau tempat tinggal, otak cewek pun terprogram untuk mengolah semua informasi visual yang masuk di lingkup yang lebih luas. Inilah kenapa cewek lebih gampang mencari barang hilang dibanding cowok, karena otaknya bisa memproses lebih banyak “gambar” dalam satu waktu dibanding cowok.
Sumber: beritaunik
22 Maret 2014
Asal Mula Patung Pancoran
Kemacetan yang saling mengunci membuat lampu merah yang ditempatkan di perempatan tersebut seolah tak berguna. Saat lampu hijau pun kendaraan terkadang tetap tidak melintas karena jalan tertutup kendaraan dari arah lain. Begitulah kemacetan yang terjadi di bawah Tugu Pancoran.
Di balik kemacetannya yang berada di bawahnya, patung Pancoran menyimpan banyak cerita, termasuk soal pembuatannya dulu. Tugu Pancoran menyisakan kisah sedih bagaimana tugu itu bisa terwujud dan menjadi salah satu ikon penting Jakarta. Berikut cerita pembuatan Tugu Pancoran oleh pematung legendaris Edhi Sunarso . Sang pematung kini tergolek lemah di rumahnya di Jl Kaliurang, Yogyakarta. Sudah satu tahun sejak ibu meninggal, saya kena stroke, kata Edhi
Bermula dari patung perunggu Tugu Selamat Datang
Setelah menyelesaikan relief Museum Perjuangan Yogyakarta tahun 1959, Edhi Sunarso mendapat panggilan dari Bung Karno untuk menemuinya di Jakarta. Sontak panggilan tersebut membuatnya terkejut. Edhi pun bertanya-tanya apa kepentingan Bung Karno memanggilnya ke Jakarta. Selain dia, dua seniman lainnya, Henk Ngatung dan Trubus pun juga mendapat panggilan serupa.
Pagi-pagi benar Edhi sudah sampai di Istana Merdeka. Ia pun disambut kepala kerumahtanggaan presiden dan dipersilakan ke teras belakang Istana. Edhi duduk di sana menunggu Bung Karno. Kira-kira pukul 07.00 pagi Bung Karno yang masih mengenakan piyama datang menemui Edhi.
"Selamat pagi, sudah pada minum teh belum?" tanya Bung Karno. "Sudah pak, selamat pagi pak," sahut Edhi.
Tanpa basa-basi Bung Karno langsung meminta Edhi untuk membuat sketsa patung Monumen Selamat Datang untuk menyambut para atlet Asian Games. "Saya minta patungnya dari perunggu setinggi sembilan meter, nanti diletakkan di bundaran depan hotel Indonesia," ujar Bung Karno.
Sesaat henk Ngatung dan Trubus datang, Bung Karno langsung memperagakan bentuk patung selamat datang yang ia inginkan. Bung Karno mengangkat tangannya ke atas membentang ke kiri dan kanan.
"Begini lho.." ujar Bung Karno sambil memperagakan, selamat datang para olahragawan di Indonesia, lanjut Bung Karno.
Bung Karno lantas meminta Edhi, Henk dan Trubus untuk membuat sketsa dan menanggapi bentuk patung yang ia peragakan. Setelah itu, Bung Karno langsung menunjuk Edhi menjadi ketua tim pengerjaan tugu selamat datang dan meminta Henk dan Trubus untuk membantu. Edhi yang pada saat itu hanya pernah membuat patung dari batu menyela pembicaraan bung Karno. "Pak, sebenarnya saya belum pernah membuat patung perunggu, jangankan setinggi sembilan meter, sepuluh centimeter saja saya belum pernah, ujar Edhi saat itu dikutip dari otobiografinya "Meniti Jalan Pembebasan."
Perkataan Edhi tersebut langsung direspon oleh Bung Karno. "Eh saudara Edi, kamu punya rasa bangga berbangsa bernegara gak? Saya kira kau punya itu. Saya pernah dengar kalau kamu pernah menjadi pejuang dan dipenjara belanda. Iya ndak? celetuk Bung Karno. Edhi hanya mengiyakan pertanyaan Bung Karno.
"Kalau begitu, kamu tidak bisa bilang gak bisa, harus bilang sanggup! Ini untuk kebesaran bangsamu. Bahwa kita sanggup dan pantang menyerah!" tegas Bung Karno. Edhi yang masih belum yakin meminta waktu untuk mencoba dulu membuat patung dari perunggu. Namun hal tersebut langsung ditolak Bung Karno. "Tidak ada coba-cobaan. Pokoknya langsung lakukan ya! kata Bung Karno. Edhi pun akhirnya dengan tegas menjawab Bung Karno akan mengerjakan patung selamat datang.
Setelah pengerjaan tugu selamat datang rampung, Bung Karno kembali mempercayakan beberapa tugas pembuatan patung pada Edhi, termasuk Patung Dirgantara atau Tugu Pancoran.
Belum bisa bikin pesawat, Tugu Pancoran demi kebanggaan
Menurut Edhi dari sekian banyak pengerjaan patung dari Bung Karno, hanya Patung Dirgantara yang sempat terhambat. Pada waktu itu Bung Karno ingin Edhi membuat patung? untuk menghormati pahlawan penerbangan Indonesia.
"Kita belum bisa membuat pesawat terbang, tapi kan kita punya pahlawan yang pemberani. Kalau Amerika, soviet bisa membangga karena punya industri pesawat. Tapi kita? belum punya. Tapi kita harus punya kebanggaan, Keberanian itu Kebanggaan kita! Karena itu saya ingin membuat manusia Indonesia dengan gagah berani, terbang, untuk? menggambarkan keberanian bangsa Indonesia. Kalau dalam pewayangan seperti Gatotkaca mental bentala, gatotkaca menjejak bumi, kata Bung Karno pada Edhi.
Rumah sang pematung disegel karena utang
Namun dalam pengerjaannya, patung Dirgantara sempat terhenti karena kurangnya dana. "Saat itu selain kejadian G30 S PKI, terpaksa saya hentikan pengerjaan patung karena kendala dana, kita sudah punya utang banyak pada Bank Niaga, kenang Edhi.
Saat itu, menurut Edhi pengerjaan bahan patung sudah mencapai 99 persen. Hanya kurang membawa bahan tersebut ke Jakarta dan merangkainya menjadi satu. Setelah mandek, Bung Karno yang pada waktu sedang sakit, sekitar tahun 1967, memanggil Edi ke Jakarta untuk menemuinya. "Beliau sudah sakit waktu itu, terlihat pucat mukanya danh? kurus," kata Edhi. Setelah bertemu dengan Edhi, Bung Karno menanyakan bagaimana kelanjutan proyek Patung Dirgantara. "Patung Dirgantara neng endi?" tanya Bung Karno pada Edhi.
"Sampun rampung pak," jawab Edhi.
"Kok durung dipasang?" tanya Bung Karno lagi.
"Maaf pak, sampun mboten gadah arto, kepeksa sedaya pekerjaan dipun berhentikan, saya sudah selesaikan perlengkapannya dengan utang bahan, sampai sekarang belum? dibayar. Sampai-sampai rumah saya disegel karena masih punya utang," jawab Edhi. Bung Karno pun trenyuh mendengar pengakuan Edhi.
Bung Karno jual mobil Buick
Mendengar jawaban Edhi, Bung Karno lantas memerintahkan? Gafur, staf pribadinya. "Fur, mobilku dolen. Sing Buick. Nek wis payu duite serahno Edi, biar cepet? dipasang patung itu," ujar Bung Karno. Setelah itu Edhi pamit pulang Yogyakarta untuk mempersiapkan pengangkutan bahan patung ke Jakarta. Sebelum berangkat ke Yogyakarta, seorang staf kepercayaan Bung Karno menemuinya dan menyerahkan uang sebesar Rp 1.750.000 untuk biaya pengangkutan.
Sayangnya belum selesai pemasangan patungnya, Bung Karno sudah wafat, saya sedih sekali waktu itu, ungkap Edhi yang pada waktu mendengar kabar Bung Karno meninggal masih di atas mengerjakan patung.
Sebelumnya, bung Karno sempat meninjau pemasangan patung, namun Edhi yang pada waktu itu tengah di atas, dilarang turun oleh Bung Karno untuk menyambutnya. "Bung karno sempat datang meninjau, tapi saya gak boleh menyambut, suruh terus bekerja, itu terakhir saya melihat Bung Karno, setelah itu beliau mau meninjau lagi,? tapi tidak jadi karena sakit" kenang pria yang mengarang tanggal kelahirannya 2 Juli 1932.
21 Maret 2014
Nostalgia Film-film yang Sering Diputer di TV Lokal
Pada punya tipi kan ya? Pasti hapal deh film-film yang sering diputer dibawah ini. Kadang-kadang berdasarkan ocassion tertentu, misalnya lebaran, natalan dan tahun baru, tapi kadang juga gak tentu. Asal puter aja buat ngisi slot program yang lagi kosong. Berikut ini beberapa diantaranya:
Film Bo Bo Ho
Sekarang sih udah mulai jarang nih liat si bocah botak gendut dan temannya yang kurus jago kungfu. Tapi dulu semacam hampir tiap hari diputer di stasiun TV yang berbeda. Biasanya siang-siang pas pulang sekolah, kadang juga pagi-pagi dan kalau beruntung ada juga tengah malam. Kebanyakan sih filmnya kita gak apal judulnya, pokoknya film Bo Bo Ho, seringkali bertemakan kung fu dan kolosal, tapi banyak juga yang bersetting modern. Selain si Bo Bo Ho dan temannya yg jago silat itu, ada juga tokoh paman (diperankan oleh seorang aktor yang namanya Ng Man Tat) dan guru biksu yang sudah renta itu. Masih inget filmnya yang Ten Brother? Yang suami istri melahirkan sepuluh anak dari hasil menelan kalung ajaib. Nonton sekarang juga masih ngakak. Klasik banget ituh.
Home Alone 1 dan 2
Tidak lengkap rasanya liburan natal dan tahun baru kalau gak nonton film ini. Apalagi waktu masih kecil dan gak natalan. Kalau dipikir-pikir ada kali 10 tahun lebih film ini selalu diputer di akhir Desember. Coba ntar kita cek, akhir tahun ini masih ada apa gak. Ceritanya apa? Kalo sampe kamu belum tau cerita petualangan Kevin dan orang tuanya yang gak bertanggung jawab itu sih mungkin kamu belum pantas buka MBDC. Baca Bobo dulu gih.
Film Vampir Mandarin
Sabtu pagi di RCTI nih biasanya. Masih inget gak? Vampirnya itu mayat prajurit perang yang bangun lagi dan loncat-loncat dengan tangan lurus ke depan, baru berhenti kalo ditempel kertas doa di jidatnya. Eh tapi kalo mayat yang hidup lagi itu mah zombi yak. Ya pokoknya gitu deh, Happy Ghost kalo gak salah judulnya, dan ada beberapa seri gitu. Lebih ke arah komedi daripada film serem sih
Sumber: MBDC
Film Bo Bo Ho
Sekarang sih udah mulai jarang nih liat si bocah botak gendut dan temannya yang kurus jago kungfu. Tapi dulu semacam hampir tiap hari diputer di stasiun TV yang berbeda. Biasanya siang-siang pas pulang sekolah, kadang juga pagi-pagi dan kalau beruntung ada juga tengah malam. Kebanyakan sih filmnya kita gak apal judulnya, pokoknya film Bo Bo Ho, seringkali bertemakan kung fu dan kolosal, tapi banyak juga yang bersetting modern. Selain si Bo Bo Ho dan temannya yg jago silat itu, ada juga tokoh paman (diperankan oleh seorang aktor yang namanya Ng Man Tat) dan guru biksu yang sudah renta itu. Masih inget filmnya yang Ten Brother? Yang suami istri melahirkan sepuluh anak dari hasil menelan kalung ajaib. Nonton sekarang juga masih ngakak. Klasik banget ituh.
Home Alone 1 dan 2
Tidak lengkap rasanya liburan natal dan tahun baru kalau gak nonton film ini. Apalagi waktu masih kecil dan gak natalan. Kalau dipikir-pikir ada kali 10 tahun lebih film ini selalu diputer di akhir Desember. Coba ntar kita cek, akhir tahun ini masih ada apa gak. Ceritanya apa? Kalo sampe kamu belum tau cerita petualangan Kevin dan orang tuanya yang gak bertanggung jawab itu sih mungkin kamu belum pantas buka MBDC. Baca Bobo dulu gih.
Film Vampir Mandarin
Sabtu pagi di RCTI nih biasanya. Masih inget gak? Vampirnya itu mayat prajurit perang yang bangun lagi dan loncat-loncat dengan tangan lurus ke depan, baru berhenti kalo ditempel kertas doa di jidatnya. Eh tapi kalo mayat yang hidup lagi itu mah zombi yak. Ya pokoknya gitu deh, Happy Ghost kalo gak salah judulnya, dan ada beberapa seri gitu. Lebih ke arah komedi daripada film serem sih
Sumber: MBDC
Langganan:
Postingan (Atom)






